Kalah Banyak Gol dari PSG

Luis Enrique dalam suasana hati yang buruk lantaran The Catalans dijungkalkan Paris St. Germain. Usai laga, Enrique terlibat perseteruan dengan seorang jurnalis.

Barca tak berdaya di Parc des Princes. Memainkan pertandingan leg pertama babak 16 besar, Rabu (15/2/2017) dinihari WIB, Los Cules menyerah 0-4 di tangan PSG usai dibobol Angel Di Maria (2 gol), Julian Draxler, dan Edinson Cavani.

Dengan hasil itu, Barca terancam tersingkir di babak 16 besar untuk yang pertama setelah 2006-07. Sejauh ini belum ada tim yang bisa membalikkan situasi di leg kedua usai bertekuk lutut sedemikian telak.

Laporan Sport menyebutkan bahwa insiden itu terjadi saat pelatih Barca itu diwawancarai oleh jurnalis TV3 Jordi Grau. Enrique meninggikan suaranya saat menjawab pertanyaan dari Grau.

“Anda mesti tidak menyaksikan pertandingan dengan baik, karena kami mengubah formasi,” kata Enrique kepada Grau. “Kami pindah dari 4-3-3 menjadi 4-2-3-1, mencoba mengubah keadaan dan terutama memindahkan Leo [Messi] untuk bermain lebih ke dalam, dengan lebih bebas.”

“Kami bisa melakukan apapun hari ini tapi hasilnya tetap sama. Saya ulangi: saya bertanggung jawab atas hasil ini jadi jangan mencari orang lain untuk disalahkan. Tapi saya tidak suka nada bicara Anda dan saya ingin memiliki perlakuan yang sama ketika kami unggul.”

Masih dari Sport, situasi memburuk usai wawancara tersebut. Jurnalis Atresmedia Susana Guasch mengklaim bahwa Enrique mengamuk bahkan sampai harus ditahan oleh tiga orang.

“Situasi yang terburuk datang setelah wawancara yang Anda saksikan selesai. Tiga orang harus menahan Luis Enrique karena dia akan mendatangi Jordi Grau lagi,” kata Guasch.

Enrique disebut berkata “Jangan sentuh saya, jangan sentuh saya”, dan mengulang omongan: “Kita lihat saja kalau Anda menggunakan nada seperti itu lagi ketika kami unggul.”

(yy)

LEAVE A REPLY