Komdis Denda Persija dan Jatuhkan Sanksi Berat pada Striker Persipura
Komdis Denda Persija dan Jatuhkan Sanksi Berat pada Striker Persipura

Dunia Bola – Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kembali mengeluarkan sanksi tegas pada mereka yang melakukan pelanggaran di kompetisi Liga 1 maupun Liga 2. Pada hari Rabu, (7/6/2017), Komdis PSSI menjatuhkan vonis pada empat pihak.

Sidang Komdis yang ketujuh kalinya itu digelar di Kantor PSSI, Kuningan, Jakarta Selatan. Sidang tersebut dipimpin oleh Ketua Komdis PSSI, Asep Edwin, dan dihadiri oleh para anggotanya yakni Yusuf Bachtiar, Dwi Irianto, dan Eko Hendro Prasetyo.

Dari sidang tersebut, Komdis PSSI memutuskan untuk menjatuhkan denda sebesar 20 juta rupiah dan kewajiban untuk mengganti rugi atas kerusakan mobil SNG dari stasiun TV pemilik hak siar pada Panitia Pelaksana Pertandingan (panpel) Persija Jakarta. Hal itu dibebankan pada panpel Persija karena suporter mereka melakukan pelemparan yang mengakibatkan rusaknya mobil SNG.

Akibat hal tersebut, siaran langsung laga antara Persija versus Arema FC pada pekan ke sembilan Liga 1 terhenti jelang berakhirnya babak pertama. Selain itu, panpel Persija juga dianggap lalai karena terbukti masih ada oknum suporter yang menyalakan flare.

Kemudian, panpel Persegres Gresik United diberi sansi berupa larangan bermain tanpa penonton pada saat Persegres melawan Persija tanggal 1 Juli 2017 plus denda sebesar 20 juta rupiah. Sebab, mereka gagal mencegah adanya penonton yang menyalakan mercon, masuk ke dalam lapangan pertandingan, dan membakar a-board pada pertandingan Persegres melawan Persela Lamongan.

Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi berat pada dua pemain, yakni Marianus Wanewar dan Galih Sudaryono. Sebab, keduanya terbukti melakukan kekerasan di atas lapangan.

Marianus, yang merupakan penyerang Persipura Jayapura dijatuhi sanksi larangan bermain sebanyak lima kali. Satu kali karena mendapat kartu merah, dan empat kali sanksi tambahan, plus denda sebesar 10 juta rupiah. Sebab, dia terbukti dengan sengaja menanduk pemain PSM Makassar, Reva Adi Utama.

Sementara Galih yang merupakan pemain Kalteng Putra disanksi larangan bermain sebanyak enam kali dan denda sebesar 10 juta rupiah. Dia terbukti dengan sengaja menendang pemain PS Mojokerto Putra di Liga 2.

(yd/yd)

SHARE

LEAVE A REPLY